Fesmed2018, Pontianak – Pesatnya perkembangan digital membuat sekat antara pembaca dan penulis semakin tergerus. Dunia literasi mulai bergeser, dari lembaran kertas menjadi layar monitor. Penulis dengan mudah menjangkau pembacanya tanpa harus melalui proses panjang dan penuh jenjang. Bermodalkan satu media sosial, setiap orang sudah bisa mencurahkan ide dan pendapatnya dalam berbagai hal, termasuk berbagi kisah hidup, perjalanan, hingga resep memasak.

Bertahun silam, dunia penulisan hanya milik segelintir orang. Stigma yang berkembang, hanya mereka yang memiliki akses yang bisa menembus dunia penulisan dan penerbitan. Tapi sekarang, perkembangan digital yang pesat membuat kesempatan tersebut bergeser dengan ketat. Saat ini, siapa saja bisa menjadi penulis dan membuat karyanya dibaca ratusan orang hanya dalam hitungan jam.

Jutaan pengguna media sosial bisa menuangkan isi kepala mereka, dan mempublikasikan karya tulisnya melalui akun pribadiĀ  di media sosial. Saat ini, setiap orang bisa menjadi penulis. Tapi tak semua orang mampu membuat tulisan yang menarik perhatian publik dan membuat tulisan itu dibagikan, dan mungkin dilirik penerbit. Saat ini, meski dunia digital terus merasuk ke dalam berbagai lini kehidupan, termasuk dunia tulis menulis, namun buku juga belum tergeser. Terlepas dari medium digital atau melalui bentuk fisik berupa buku, kemampuan menulis dan menyampaikan isi kepala dalam bentuk kata membutuhkan pengetahuan khusus.

Kemampuan menulis bukan semata bakat, tapi butuh kemauan untuk terus mengembangkan diri dan mempelajari seluk beluk pemilihan kata, membuat narasi, dan memperhatikan alur dan struktur, sehingga sebuah tulisan mampu membuat pembaca bertahan sejak paragraf pertama hingga akhir tulisan.

Melalui workshop “Menulis Kreatif” publik akan mendapat kesempatan untuk belajar bagaimana membuat sebuah tulisan menjadi renyah dan enak dibaca. Bagaimana membuat tulisan yang bisa mencuri perhatian pembaca, memilih kata yang tepat, dan membuat alur tulisan mengalir dan pembaca terpikat pada isinya.

 

Tujuan:

Workshop “Menulis Kreatif” bertujuan memberi edukasi pada publik tentang bagaimana membuat sebuah tulisan yang memikat pembaca. Termasuk bagaimana menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam setiap tulisan yang dibuat.

Penyelenggara:

Aliansi Jurnalis Independen & Nissan

Narasumber :

  1. Trudy Louise Harris, General Manager Communications, Nissan Motor Asia Pasific Co., Ltd/Reuters
  2. Okky Madasari (Novelis)

Moderator dan PIC : Ratna Ariyanti (Bisnis Indonesia)